Agustus 10, 2016

BEKAL

Perasa tampil dengan kepercayaan,
Namun waktu menyadarkan begitu rumit ciptakan hati?

Siapa terpilih untuk pendamping rasa, bukan permainkan rasa.
karena perasa juga merasa dimainkan oleh cipta rasa.

Tersadarkan kata gelisah, menyuguhkan potret diri.
Begitu menyedihkan cerita tercipta, tidak ada cermin hati yang tersajikan.

Kuasa hanya mencurahkan isi.
Mengharap dimengerti kesunguhan yang telah mengabadi.

Bekal perjuangan bukan tentang ketajaman senjata!
Namun ada pendamping yang meluruskan hati...

Cp:Vietaas!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar